Shalawat Dapat Menghilangkan Krisis Pangan

Salah satu lantaran sedikitnya berkah di zaman ini ialah banyaknya umat Islam yang tidak lagi memperbanyak shalawat kepada Rasulullah. Ya, shalawat kepada Nabi Muhammad saw. ialah lantaran banyaknya keberkahan dan kebaikan.



Ada sebuah cerita konkret di salah satu desa di Maroko yang ketika itu ditimpa paceklik dan krisis. Di ketika itu, ada seorang perempuan menghampiri sumur yang kering. Setelah ia berdoa kepada Allah, tiba-tiba sumur itu meluapkan air yang dapat menyelamatkan desa dari kekeringan (paceklik), sampai menciptakan Syaikh al-Jazuli heran dan menghampiri perempuan tersebut dan bertanya:

"Apa yang anda baca dalam doa?" tanya al-Jazuli

"Saya hanya bershalawat kepada Nabi Muhammad saw., sampai Allah berkenan untuk menghilangkan kekeringan di desa kami" jawab si perempuan dengan yakin

Setelah bencana ini, Syaikh al-Jazuli mengumpulkan aneka macam metode dan bacaan shalawat dalam maha karya beliau, kitab “Dalail al-Khairat” yang begitu fenomenal dan populer ke segala penjuru, mengajarkan orang-orang cara bershalawat kepada Nabi Muhammad saw. dengan aneka macam bentuknya, sehingga ketika mereka gemar bershalawat, Allah menyebabkan hati mereka jelas bercahaya, meringankan beban kehidupan dunia mereka, memudahkan segala urusan mereka, sehingga mereka lebih mementingkan darul abadi dan kebersamaan dengan Rasulullah saw. di surga.


Wallahu A’lam


Sumber : Gus Ashif

Related Posts

0 komentar:

Post a Comment